Sejarah, Fungsi, Rute, HTM, Tips, Fasilitas Candi Sewu Yogyakarta Terbaru Terlengkap

4 min read

candi sewu

Candi Sewu merupakan candi yang cukup terkenal di Jawa Tengah. Legenda Candi Sewu sangat melekat dengan legenda Roro Jonggrang.

Legenda Puteri Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso dengan seribu candinya memang telah menjadi salah satu cerita rakyat terpopuler di Indonesia.

Letak Candi Sewu yaitu di di Dukuh Bener, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Propinsi Jawa Tengah. Candi Sewu mulai buka pukul 06.00 sampai 17.00. Candi Sewu Roro Jonggrang memiliki daya tariknya sendiri, meskipun agak kurang terkenal dari candi lainnya.

Apa saja daya tarik itu? Simak terus pembahasan Aircraft Spotting di bawah ini.

Lokasi Candi Sewu
source : IG @objek_wisata_jogja

Sejarah Singkat Candi Sewu

Sejarah Candi Sewu mencatat bahwa usia Candi Sewu lebih tua dari Candi Prambanan dan Candi Borobudur. Asal-usul Candi Sewu karena jumlahnya yang diperkirakan dalam bahasa Jawa istilah “Sewu” artinya “Seribu”.

Candi ini dibangun di sekitar abad ke 8 di masa pemerintahan raja Rakai Panangkaran dari dinasti Sanjaya yang memerintah Kerajaan Mataram Kuno dari tahun 746 Masehi hingga tahun 784 Masehi.

Namun sepertinnya kompleks Candi Sewu ini diperbesar keturunan dinasti Sanjaya, yaitu Rakai Pikatan. Rakai Pikatan dari dinasti Sanjaya beragama Hindu yang kemudian menikahi seorang putri dari dinasti Syailendra yang beragama Buddha bernama Pramodhawardhani.

Ternyata pernikahan ini akhirnya bisa menjadi pemersatu antara dua dinasti besar. Hal ini terlihat dari pembangunan lokasi Candi Sewu yang merupakan Candi Buddha bersebelahan persis dengan Candi Prambanan yang merupakan Candi Hindu persis 800 meter di sebelahnya.

Fungsi Candi Sewu Dahulu

  1. Digunakan Sebagai lokasi ibadah umat Buddha
  2. Bagi umat Budha digunakan sebagai wujud pemuliaan terhadap Buddha
  3. Sebagai lokasi untuk keperluan biksu Sanggha pada upacara keagamaan
  4. Candi ini dibangun untuk pemujaan terhadap dewa, dewi, atau bodhisatwa tertentu
  5. Memuja Manjusri.

Rute Menuju Candi Sewu

Jarak yang ditempuh dari pusat kota Jogja ke Candi Sewu tidak terlalu jauh yaitu sekitar 19,1 kilometer, dan waktu tempuh kendaraan normal roda dua dari pusat Kota Jogja ke Candi ini hanya 42 menit.

rute candi sewu
source : IG @google maps

Jika Kamu merasa asing, rute menuju Candi Prambanan bisa dijadikan acuan karena kedua candi itu berdekatan, hanya berjarak 800 meter. Akan banyak papan petunjuk jalan nantinya, sehingga tidak akan sulit menemukannya.

Alamat Jl. Raya Solo – Yogyakarta No.KM.16, Bugisan, Kec. Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta
Jam Operasional 06.00 – 17.00 WIB
Peta Lokasi KLIK DISINI

Menggunakan transportasi umum pun sama saja mudahnya. Bisa dengan TransJogja pilih jalur menuju Terminal Prambanan. Dari sini, Kamu bisa meneruskan dengan jalan kaki atau menggunakan transportasi umum tradisional yang ada di sekitar kawasan wisata.

Harga Tiket Masuk Candi Sewu

letak candi sewu
source : IG @novemlawalata

Ketika memasuki kawasan Candi Sewu akan dikenakan biaya tiket masuk. Harga tiket masuknya berlaku sama setiap hari. Terdapat perbedaan tiket antara anak dan dewasa serta domestik dan mancanegara. Harga tiket masuk ke wisata sejarah dan budaya Candi Sewu cukup murah.

Wisatawan Domestik (Dewasa) Rp 25.000 – Rp 50.000
Wisatawan Domestik (Anak-Anak) Rp 12.500
Wisatawan Asing Rp 250.000 – RP 350.000
Sedatari Roro Jonggrang Rp 50.000 – Rp 250.000

HTM berkisar Rp 25.000 sampai Rp 50.000 untuk wisatawan domestik dewasa, untuk anak- anak Rp 12.500 dan $18-$25 atau Rp 250.000- Rp 350.000 untuk wisatawan asing. Bagi Kamu yang ingin menyaksikan sendratari Roro Jonggrang, dikenakan tarif Rp 50.000 sampai Rp 250.000 tergantung kelas tiketnya masing-masing.

Wahana atau Kegiatan di Candi Sewu

1. Legenda Roro Jonggrang

Tidak ada alasan bagi wisatawan untuk melewatkan datang ke candi ini. Kamu akan disuguhi hamparan bangunan candi dengan relief dan ornamen yang luar biasa.

Pintu masuk candi bisa ditemukan di empat arah mata angin, namun menurut tata letak bangunan ada di sisi timur.

Di setiap pintu dijaga sepasang patung Dwarapala berwujud raksasa setinggi lebih dari dua meter. Seluruh terbuat dari batu andesit.

Banyak kegiatan menarik yang bisa dilakukan saat berada di kawasan candi ini. Mulai dari olahraga hingga edukasi karena terdapat informasi di balik relief pada badan candi mengenai kejadian masa lalu.

2. Sunrise dan Sunset di Candi Sewu

Untungnya, Kamu bisa menikmati keduanya karena jam operasionalnya sudah disesuaikan terbit dan terbenamnya matahari. Moment tersebut bisa dijadikan latar belakang foto atau untuk menghasilkan siluet yang sangat bagus.

3. Museum

Tak lengkap rasanya bila tak mengunjungi museum Candi Sewu Jogja. Berada di arah utara, museum ini dilengkapi dengan ruang audio visual. Melalui film, Kamu bisa menggali pengetahuan tentang Candi Sewu terletak di kawasan lereng selatan Gunung Merapi. Setelah menonton Kamu akan tahu betapa berharganya peninggalan yang tersisa.

4. Menikmati Sendratari Roro Jonggrang

Selain belajar sejarah, bisa juga menikmati kesenian yang biasa ada di halaman Candi. Kesenian yang biasa dipentaskan adalah drama tari atau biasa disebut sendratari bertemakan Roro Jonggrang. Biasa dipentaskan hari Jumat mulai pukul 19.30

5. Menikmati Kawasan Candi Lainnya

Candi Prambanan

UNESCO telah mengakui Candi Prambanan sebagai salah satu warisan dunia yang memikat wisatawan. Terdiri dari tiga candi Trimurti. Candi Siwa dengan candi pendamping bernama Nandini. Candi Brahma dengan candi pendamping Angsa.

Candi Wisnu dengan Garuda sebagai candi pendamping. Ternyata masih terdapat pada candi lain sepert candi apit(2) dan candi sudut 4). Halaman selanjutnya dari terdapat 224 buah candi.

Candi Plaosan

Hanya berjarak sekitar 2 km arah utara Candi Prambanan. Candi ini sangat asri karema dikelilongi sawah dan ladang. Dibangunnya candi ini sebagai perwujuda rasa cinta Rakai Pikatan kepada Pramodyawardani, Permaisurinya.

Kompleks Candi Plaosan terbagi menjadi Plaosan Lor dan Plaosan Kidul. Terdapat pohon besar di salah satu sudut sekilas mirip Angkor Watt karena akar pohon besar itu membelit candi.

Candi Sojiwan

Terletak di Desa Kebondalem Kidul, Prambanan, Klaten, Jawa Tengah, tak jauh dari lokasi Candi Prambanan. Candi Sojiwan ini cukup unik karena memadukan arsitektur Candi Hindu dan Candi Budha.

Terdapat beragam relief fabel di dinding Candi Sojiwan yang sangat membuat tertarik. Candi ini dikelilingi taman dan tanah lapang yang ditumbuhi rumput hijau segar, sehingga cocok dijadikan lokasi piknik bersama teman atau keluarga.

Berhubung baru saja selesai dipugar dan dibuka sebagai tempat wisata pada tahun 2011, candi ini belum begitu dikenal masyarakat. Sebenarnya malah lebih asyiknya, Kamu bisa menemukan kedamaian saat berkunjung ke sini.

Istana Ratu Boko

Istana Ratu Boko menjadi salah satu tempat menarik untuk menyaksikan senja di Yogyakarta. Hanya gerbang megah dan kolam pemandian yang tersisa di atas bukit. Meskipun begitu tempat ini tetap menjadi destinasi menikmati sore hari dan melihat matahari tenggelam yang wajib dikunjungi di Yogyakarta.

Fasilitas di Candi Sewu

Disini tersedia fasilitas yang sangat lengkap, aman dan nyaman bagi para wisatawan, beberapa fasilitas diantaranya area parkir (kendaraan roda dua Rp. 2000 dan kendaraan roda empat Rp. 5000), toilet/kamar mandi, penginapan, mushola, panggung.

Tips Ketika Berada di Kawasan Candi

legenda candi sewu
source : IG @ryan_fareld

Ketika sudah berada di dalam kompleks candi jangan sampai Kamu ketinggalan barang penting atau momen penting. Berikut ini tips-tips yang mungkin akan berguna saat berada di Candi Sewu.

  1. Ketika ke Candi Sewu jangan lupa membawa Topi, kamera, dan paling penting air minum
  2. Selama didalam kawasann candi jangan berkata kotor, jaga sopan santun
  3. Saat berpergian usahakan gunakan pakaian tertutup, selain itu tempat umum juga untuk menjaga sopan santun saat memasuki candi
  4. Pastinya berwisata untuk melihat keindahan candi jadi jangan merusak candi dan kawasan sekitar ya
  5. Tips Berburu Foto Sunset di Candi Sewu

Datang ke Candi ini saat musim kemarau dan usahakan sebelum pukul 3 sore, tentukan lokasi dan setting kamera. Ambil spot terbaik sunset di pintu masuk sebelah timur Candi sebagai latar foto sunset. Gunakan pencahayaan rendah, mode manual dan shutter speed cepat.

Tunggu waktu yang tepat ketika awan mulai memerah agar foto yang dihasilkan dramatis. Gunakan Fokus Manual untuk memudahkan Kamu fokus saat mengambil foto. Berikan penjelasan petugas candi jika Kamu sudah diminta keluar. Ini merupakan tantangan terbesar.

Nah itu tadi beberapa informasi umum tentang Candi Sewu. Dijamin Kamu tidak akan kecewa setelah berkunjung ke sini.

Selain itu lokasi Candi Sewu ini sangat strategis apabila ingin ke Candi lainnya. Untuk informasi lebih lanjut, Kamu bisa menghubungi nomor telepon pengelola, yakni (0274) 496413/ 0274 496 413/nomor telepon 08112640967.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *